fbpx
Musafir-ok

Hikmah Jum’at : Musafir

Bekasi (22/07)- Indahnya gambaran Rasulullah saw menyikapi hidup di dunia yang fana ini. Manusia hidup di dunia layaknya seorang musafir yang sedang melakukan perjalanan.

Dari Ibnu Umar ra, suatu hari rasul saw memegang pundaknya dan bersabda :
كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر ســــبيل
“Jadilah kamu hidup di dunia seperti pengembara atau seorang yang sedang berjalan”.

Sejatinya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjalan hidup ini dan kaitannya kita sebagai musafir :

Pertama, hendaknya selalu menyadari tujuan pengembaraannya. Dengan tujuan yang jelas, kaki yang dilangkahkan akan terarah dan tidak akan tergoda oleh buaian kesenangan sementara yang ditawarkan kepadanya. Tujuan yang jelas juga berfungsi sebagai terapi dari ketergelinciran.

Kedua, membawa barang bawaan secukupnya agar tidak menyusahkan perjalanan. Islam tidak melarang umatnya untuk menjadi orang kaya, tetapi ia mengarahkannya kepada sikap zuhud dalam berinteraksi dengan dunia sehingga apapun yang ia miliki akan diarahkan sepenuhnya untuk kebaikan hidup dunia dan akhirat. Sebab semuanya akan dimintai pertanggugjawaban. Semakin banyak harta yang dimiliki seseorang maka akan semakin banyak yang harus dipertanggung jawabkannya di hadapan Allah SWT. Dari mana harta yang diperoleh, bagaimana cara mendapatkannya, dan untuk apa hartanya itu dipergunakan.

Ketiga, hendaknya ia selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan yang ada agar selamat sampai tujuan. Karena itu Allah memberikan petunjuk dan guide berupa Qur’an dan sunnah rasul-Nya sebagai petunjuk menjalani kehidupan yang fana ini agar kita tidak tersesat.

Empat, menggunakan waktu yang tersedia untuk hal-hal yang berguna . dikatakan bahwa “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang”.

Baca juga : Renungan Untuk Guru

Baca juga : Haflah Akhirussanah Generasi 23 SDIT TBZ Jatimulya : Meretas Jalan Emas, Meghantarkan Generasi Shaleh Dan Cerdas.

Dan jika manusia mati maka tidak ada yang ditinggalkannya kecuali amal yang akan dikenang sepanjang zaman. Imam syafii berwasiat :
و كن حديثا حســــــنا لمن وعى
“Jadilah engkau kenangan yang baik bagi orang kemudian”

Sumber: Artikel (Alm) Ust. M. Ma’mun Salman, M.Pd.I

Simak video : Ujian Sertifikasi Al-Qur’an (Juz 5)

Share :

Facebook
Telegram
WhatsApp

Mars TBZ

Visi Kami

Akhlaq Terpuji

Pribadi Mulya

Subscribe
Notify of
guest

7 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback
5 months ago

[…] Baca juga : Hikmah Jum’at : Musafir […]

trackback
5 months ago

[…] Baca juga : Hikmah Jum’at : Musafir […]

trackback
5 months ago

[…] Baca juga : Hikmah Jum’at : Musafir […]

trackback
5 months ago

[…] Baca juga : Hikmah Jum’at : Musafir […]

800 siswa baru telah terdaftar !