fbpx
77 Indonesia yes

REFLEKSI 77 TAHUN INDONESIA MERDEKA DAN TANTANGAN PENDIDIKAN MASA DEPAN

Bekasi(17/08/2022)- Pada hari ini, Rabu 17 Agustus 2022 Republik Indonesia tepat berusia 77 tahun. Berbagai peristiwa dan tantangan mewarnai perjalanan bangsa Indonesia dari awal kemerdekaan hingga saat ini. Berikut adalah “Refleksi 77 Tahun Indonesia Merdeka Dan Tantangan Pendidikan Masa Depan” yang ditulis oleh Ustadzah Sri Widianti, S.Kom. S.Th.I (Direktur Pendidikan LPIT TBZ).

Bismillahirrohmanirrahim

Tepat pada tanggal 17 Agustus pada tahun ini, Bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-77. Momentum ini mengingatkan bangsa Indonesia pada sejarah perjuangan pahlawan bangsa yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mencapai kemerdekaan bangsa Indonesia yang kita cintai. Tema HUT yang ke-77 RI tahun ini  adalah “ Pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat ” menuju Indonesia maju. Hal ini disebabkan karena dalam dua tahun belakangan kita mendapatkan ujian sekaligus tantangan dengan hadirnya pandemi covid-19 sehingga berdampak pada seluruh sektor kehidupan termasuk dunia pendidikan. Dengan semangat Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika mampu menuntun kita bersama untuk pulih lebih cepat dalam menghadapi tantangan global dan bangkit lebih kuat serta siap membawa Indonesia lebih maju di masa depan.

Dalam mengisi kemerdekaan peran dunia pendidikan sangat berkontribusi besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang handal. Pendidikan memegang peranan terpenting dalam meningkatkan eksistensi untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia    ( SDM ) yang berkualitas serta mampu kompetitif dalam menyongsong pembangunan bangsa yang lebih baik di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 saat ini. Pendidikan yang berkualitas adalah salah satu indikator tingginya daya saing bangsa di kancah dunia internasional. Pendidikan yang berkualitas disebabkan karena adanya penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Dimulai bagaimana mendapatkan input pendidikan yang baik, lalu memprosesnya dengan kualitas tenaga pendidik yang memiliki kompetensi yang tinggi. Kemudian output yang berkualitas yang dihasilkan lewat rahim dunia pendidikan inilah yang siap membangun bangsa pada seluruh sektor kehidupan.

Tantangan dunia pendidikan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 dimulai dengan melakukan reformasi  pendidikan lewat kurikulum merdeka belajar yang akan diterapkan ke peserta didik di seluruh Indonesia. Dalam implementasinya harus terus dikaji dan dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Peran dunia pendidikan harus mampu mempersiapkan  peserta didik yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan terhadap TIK dan media ( ICT and media literacy skills ), keterampilan untuk mampu berpikir kritis ( critical thinking skills ), keterampilan dalam memecahkan masalah ( problem-solving skills ), keterampilan berkomunikasi yang efektif ( effective communication skills ) dan keterampilan untuk mampu bekerjasama secara kolaboratif dengan orang  lain ( collaborative skills ).

Selanjutnya tantangan dunia pendidikan yang harus dihadapi adalah bagaimana memperbaiki kualitas pendidik. Berhasil tidaknya kualitas peserta didik tidak lepas dari bagaimana peran seorang pendidik yang berkualitas serta memiliki kompetensi yang unggul. Seorang pendidik harus  memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian dan saat ini  harus ditambahkan serta  diproyeksikan agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang termutakhir dengan menguasai teknologi yang bermuaranya mampu melahirkan sosok generasi unggul.

Tantangan yang tidak kalah penting pada dunia pendidikan dalam menghadapi  era revolusi industri 4.0 dan society 5.0  adalah mampu membuat program penguatan akan nilai-nilai positif tentang budaya bangsa dan penguatan karacter yang akhirnya menjadi akhlaq mulia bagi peserta didik dalam menghadapi arus globalisasi dekadensi moral. Keberhasilan penguatan karacter pada peserta didik tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Lembaga Pendidikan, pendidik dan orang tua peserta didik.

Lembaga Pendidikan Islam Terpadu ( LPIT ) Thariq Bin Ziyad  merupakan salah satu elemen anak bangsa yang siap berkontribusi dalam melahirkan generasi unggul yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan ini. Dengan melihat tantangan dunia Pendidikan masa depan serta mengacu pada VISI Lembaga maka semua program kegiatan sekolah yang dilaksanakan bertujuan dalam rangka menguatkan simpul akhlaq, Al Quran, Akademik dan Bahasa ( A3B ) yang telah dicanangkan oleh LPIT Thariq Bin Ziyad agar mampu melahirkan generasi yang sholeh dan cerdas. Dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 dalam dunia pendidkan, LPIT Thariq Bin Ziyad juga membuat kebijakan inovasi dalam proses pembelajaran bagi peserta didik dengan mengulirkan program digital classroom dimana dimulai Tahun Pelajaran 2022/2023 sehingga seluruh program dan kebijakan yang dibuat LPIT Thariq Bin Ziyad mampu menjawab seluruh tantangan pendidikan di masa depan.

Semoga dengan moment HUT ke-77 RI tahun ini, seluruh kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang siap  bangkit serta unggul agar mampu mengisi kemerdekaan di seluruh sektor pembangunan yang ada, Harapannya generasi emas bangsa Indonesia pada tahun 2045 dapat terwujud dan siap bersaing di dunia internasional.

Selamat Hari Ulang Tahun Ke 77 Republik Indonesia

Sri Widianti, S.Kom, S.Th.I (Direktur Pendidikan LPIT TBZ)

Baca Juga : Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Awal Pergerakan Terstruktur Dan Massif Kaum Terpelajar Menuju Kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga : Islam Dan Pancasila, Dua Ideologi Yang Sejalan Dalam Mencapai Kemaslahatan Hidup Bernegara.

Simak video : Upacara Memperingati HUT Ke 76 RI Oleh SMPIT TBZ

Share :

Facebook
Telegram
WhatsApp

Mars TBZ

Visi Kami

Akhlaq Terpuji

Pribadi Mulya

Subscribe
Notify of
guest

2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Nur Azizah
1 month ago

Tulisan yang sangat keren, Ustadzah Sri. Menguatkan simpul A3B. Aamiin, semoga Allah mudahkan

trackback
1 month ago

[…] Baca juga : REFLEKSI 77 TAHUN INDONESIA MERDEKA DAN TANTANGAN PENDIDIKAN MASA DEPAN […]

800 siswa baru telah terdaftar !