fbpx

Pola Bilangan Materi Matematika Yang Sering Digunakan

Bekasi(19/07)- Pola bilangan merupakan salah satu bab yang dipelajari pada mata pelajaran Matematika. Biasanya materi ini mulai dipelajari ditingkat sekolah menengah pertama (SMP). Manfaat mempelajari pola bilangan untuk kehidupan sehari-hari sangat banyak. Salah satu yang sering dijumpai ketika seseorang sedang menghadapi psikotes atau tes kemampuan dalam penerimaan karyawan baru di perusahaan atau PNS. Tidak jarang soal ini menjadi musuh bersama karena dinilai sulit dan waktu pengerjaan yang disediakan relatif singkat.

Apa ya pengertian pola bilangan ? pola bilangan adalah urutan bilangan yang memiliki aturan tertentu. Biasanya tantangan bagi seseorang yang sedang mengerjakan dan menentukan bilangan berikutnya dari suatu pola bilangan adalah menemukan aturan dari pola bilangan. Jika aturan sudah berhasil ditemukan maka akan sangat mudah menentukan beberapa bilangan berikutnya dari pola bilangan tersebut.

Sampai sejauh mana tingkat ketepatan dan ketelitian dari calon karyawan yang sedang mengikuti psikotes dapat dilihat dari kemampuannya dalam menyelesaikan pola bilangan.

Berikut adalah beberapa kiat dalam mengerjakan soal yang berkaitan dengan pola bilangan :

  1. Kuasai dasar operasi matematika terlebih dahulu : tambah, kurang, kali, bagi. Dengan menguasai dasar matematika maka akan sangat membantu untuk menemukan aturan dari suatu pola bilangan dengan cepat.
  2. Luaskan sudut pandang. Untuk menemukan aturan dari suatu pola bilangan, hindari hanya fokus kepada hubungan antara dua bilangan yang berdekatan. Karena banyak soal pola bilangan yang aturannya saling terkait dengan beberapa bilangan yang berjauhan.
  3. Coba beberapa operasi dalam satu pola bilangan. Seringkali dalam suatu pola bilangan tidak hanya melibatkan satu operasi, bahkan dari soal yang di kerjakan melibatkan 2 sampai 3 operasi sekaligus.
  4. Sering latihan. Konsep Practice Make Perfect berlaku untuk semua situasi yang dialami seseorang. Dengan terus berlatih, baik secara sukarela maupun terpaksa biasanya akan membuat sesorang semakin ahli dibidangnya.

Berikut beberapa contoh soal dan pembahasannya :

a. 20, 17, 14, 11, … , …

Pembahasan : Dari pola bilangan diatas dapat kita analisa bahwa selisih antara bilangan kedua dengan pertama -3. Kemudian untuk mengkonfirmasi apakah aturannya sama yaitu selisih -3, kita bisa cek selisih bilangan ke tiga dengan kedua dan selisihnya sama juga yaitu -3. Artinya aturan tersebut adalah -3. Sehingga kita dapat menentukan bilangan kelima dan ke enam yang masih kosong adalah 8 dan 5.

b. 18, 20, 0, 21, 23, 30, 24, 26, 60, …, …

Pembahasan : Dari pola bilangan diatas dapat kita lihat bahwa antara bilangan kedua dan pertama, ketiga dan kedua, keempat dan ketiga cenderung tidak beraturan. Artinya kita harus meluaskan pandangan bahwa aturan pola bilangan diatas bukan dari dua bilangan yang berdekatan saja melainkan dari dua bilangan berdekatan dan diselingi satu bilangan.

Pertama lihat bilangan pertama dan kedua yang selisihnya 2, kemudian bilangan ketiga 0, bilangan keempat 21 merupakan lanjutan bilangan kedua yaitu 20. Berarti bilangan keempat dan kelima mengikuti aturan bilangan pertama dan kedua yaitu selisih dua. Jadi bilangan keempat dan kelima yaitu 21 dan 23. Kemudian lihat bilangan keenam yaitu 30. Artinya bilangan ketiga dan keenam saling berhubungan yaitu selisih 30, dan ini terkonfirmasi oleh bilangan kesembilan yaitu 60 (selisihnya 30 dari bilangan keenam). Berarti dengan aturan ini dapat kita tentukan dua bilangan berikutnya setelah 60 yaitu 27 dan 29.

c. 1, 4, 2, 10, 13, 11, 55, …, …

Pembahasan : Dari pola bilangan diatas dapat kita lihat bahwa selisih antara bilangan kedua dengan pertama, bilangan ketiga dan kedua tidak berarturan. Artinya kita harus mengecek aturan setiap bilangan. Bilangan kedua dan pertama selisih 3, bilangan ketiga dan kedua selisih -2, bilangan keempat lima kali bilangan ketiga. Begitupula bilangan kelima dan keempat selisih 3, bilangan keenam dan kelima selisih -2, bilangan ketujuh lima kali bilangan keenam. Artinya aturan dari pola bilangan diatas adalah tambah 3, kurang 2, kali 5. Jadi dapat kita tentukan dua bilangan berikutnya setelah 55 adalah 58 dan 56.

Latihan :

Tentukan bilangan yang kosong dari pola bilangan berikut :

7, 9, 5, 15, 10, 12, 8, …, 19, …

Baca juga : Hasil KSN SMP 2022 : Santri SMPIT TBZ Boarding Menjadi Satu-Satunya Wakil Kabupaten Bekasi pada KSN Tingkat Nasional.

Baca juga : Siswa SMAIT Thariq Bin Ziyad Pastikan Satu Tempat Di Kompetisi Sains Nasional (KSN) Kimia Tingkat Provinsi.

Demikian uraian seputar pola bilangan, mudah-mudahan bisa sedikit memudahkan bagi para pembaca yang masih kesulitan dalam mengerjakan soal yang berkaitan dengan pola bilangan. (fr)

Simak video : Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 7 Oleh Mr. Yogi Jati Permana (Guru SMPIT TBZ Boarding)

Share :

Facebook
Telegram
WhatsApp

1000 siswa baru telah terdaftar !

Chat With Us
Chat With Us!
Assalamualikum!
How can I help you?