fbpx
Hiroshima-before-after

6 dan 9 Agustus 1945, Pemboman AS Ke Hiroshima Dan Nagasaki Menjadi Jalan Bagi Kemerdekaan Indonesia.

Bekasi (5/08/2022) – Sejarah dunia mencatat bahwa tanggal 6 dan 9 Agustus 2022 telah terjadi peristiwa besar yaitu Pemboman yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutu di dua kota besar Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Pemboman yang dilakukan oleh AS ini menggunakan dua bom atom yaitu bom uranium dan plutonium. Hal ini mengakibatkan jatuhnya korban yang sangat banyak. Tidak hanya saat terjadinya bom tersebut namun beberapa bulan dan tahun setelah itu banyak korban yang berjatuhan karena efek radiasi yang merusak kesehatan masyarakat sipil. Banyak dari mereka yang meninggal karena penyakit usus, kanker, dan banyak bayi yang lahir dalam kondisi cacat.

Pemboman yang dilakukan AS tanggal 6 Agustus 1945, menggunakan Bom Uranium yang dijuluki “little boy” di kota Hiroshima. Pemboman ini menewaskan tidak kurang dari 150.000 orang. Bom kedua dijatuhkan AS tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki menggunakan Bom plutonium yang dijuluki “fat boy”. Bom AS di Nagasaki menewaskan tidak kurang dari 80.000 orang. Total dari dua pemboman ini menewaskan tidak kurang dari 200.000 orang termasuk yang mengalami cacat karena radiasi. Kondisi ini membuat Jepang hancur dan memutuskan untuk menyerah pada sekutu tanggal 15 Agustus 1945.

Kondisi hancurnya Jepang ini disiarkan oleh media internasional dan didengar oleh daerah-daerah jajahannya termasuk Indonesia. Pada 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir mendapat info melalui radio bahwa Jepang telah kalah setelah pemboman di Hiroshima dan Nagasaki. Momen ini dimanfaatkan Indonesia untuk mempercepat proklamasi kemerdekaannya.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Sukarno, Hatta, dan Radjiman diterbangkan ke Dalat, Vietnam untuk melakukan perundingan kemerdekaan dengan Marsekal Terauchi. Kemudian tanggal 14 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat kembali dari Vietnam.

Kemudian tanggal 16 Agustus dini hari, Soekarno dan M. Hatta diculik oleh golongan muda ke Rengasdengklok Karawang dan dipaksa segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia melalui Radio. Kemudian malam tanggal 16 Agustus hingga pagi 17 Agustus 1945 Soekarno dan M Hatta bersama golongan muda dan golongan tua membahas perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Baca juga : Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Awal Pergerakan Terstruktur Dan Massif Kaum Terpelajar Menuju Kemerdekaan Indonesia

Baca juga : 1 Juli Hari Lahir Bank Indonesia (BI), Syafruddin Prawiranegara Sebagai Presiden RI Ke 2 Dan Menjadi Gubernur BI Pertama.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, jam 10 pagi Soekarno dan Hatta membacakan teks naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No.56. (fr)

Simak video : LDKS dan MOPK 2022 SMAIT TBZ

Share :

Facebook
Telegram
WhatsApp

Mars TBZ

Visi Kami

Akhlaq Terpuji

Pribadi Mulya

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

800 siswa baru telah terdaftar !